Rose
Rose adalah anak bungsu
dikeluarganya, sebut saja keluarga Borneon. Keluarga Borneon merupakan keluarga
yang terkenal sebagai perampok dan pebunuh. Rose memiliki 3 orang kakak
pemepuan, dan ibunya sudah meninggal dunia. Saat merampok mereka memiliki
inisial supaya sulit diprediksi identitas mereka, anak pertama berinisial B1,
kedua B2, ketiga B3, dan rose memiliki inisial B4. Karena ibu mereka sudah
meninggal dunia, sekarang B1 yang harus menjaga dan membimbing ketiga adiknya.
Sesuai adat keluarga secara turun temurun saat ini mereka bertahan hidup dan
mencari uang dengan cara merampok.
Saat merampok mereka selalu berhasil
mendapat apa yang mereka inginkan, dan itu berkat adanya Rose hingga ia mendapat
pujian dari B1. Suatu saat B1 merencanakan perampokan berlian disebuah Bank,
dan malamnya mereka beraksi. Saat semua berjalan lancar tiba-tiba B3 melakukan
kesalahan kecil dan bel berbunyi tanda ada perampok, saat semua panik
seharusnya B3 yang mengambil berlian namun gagal akhirnya Rose yang berhasil
mengambilnya. Saat diatas gedung Rose memberi laporan kepada B2 dan B3 bahwa ia
yang berhasil membawa berliannya, bukannya senang B2 dan B3 malah merebutnya
dari Rose dan menjatuhkan Rose dari gedung karena mereka iri kepada Rose yang
selalu mendapat pujian dari B1. Saat kembali mereka mengaku bahwa mereka yang
berhasil mencuri berlian itu, dan melaporkan bahwa Rose kabur entah kemana.
Saat malam dimana terjadi permpokan
berlian seorang polisi sedang mencari jejak
‘si pencuri’. Polisi bernama Leon itu menemukan Rose yang terluka parah,
dan Leon membawanya ke Rumah Sakit. Saat Rose sudah melakukan operasi dan
kondisinya sudah membaik, Leon berniat membawanya ke rumah untuk melakukan
pemulihan dan dokter bertanya apakah Leon tidak kapok untuk membawa dan merawat
orang asing ke rumahnya, karena ia pernah kehilangan semua uangnya dan jelas
orang yang ditilong Leon yang mencurinya, tapi Leon tidak kapok untuk berbuat
kebaikan meskipun kepada pencuri berlian sekalipun.
Rose sudah berada dirumah Leon,
namun ia belum sadar selama beberapa hari. Suatu malam ia sadar dan terkejut
karena ia berada ditempat yang asing baginya ia pun mencoba kabur namun ia
belum bisa berdiri bahkan berjalan dan ia pun terjatuh dan menangis mengapa ia
masih hidup karena ia berpikir sebaiknya ia mati, karena ia sudah dibuang dan
dibenci oleh kedua kakaknya.
Pagi hari saat Leon terbangun, ia
terkejut kalau perempuan itu tidak ada ditempat tidur saat dicari ternyata
perempuan itu terjatuh dan tengah menangis entah kenapa, ia pun memindahkan
kembali perempuan itu ke tempat tidur dan berkata bahwa ia masih belum bisa
berdiri dan harus banyak istirahat. Dalam hati Rose kebingungan dan
bertanya-tanya kenapa ada perempuan yang badannya begitu keras dan suaranya
berat? Kenapa juga dia bisa mengangkat dirinya seakan dirinya itu ringan?, tapi
Rose mengurungkan niatnya untuk bertanya karena ia rasa itu tidaklah penting.
Waktu sarapan tiba, Leon menyediakan makanan untuknya dan ia terkejut karena
dirumahnya tidak diperbolehkan makan sebelum melakukan pekerjaan apapun, ia
menangis terharu karena ia bisa makan tanpa harus melakukan pekerjaan apapun
dan ia berkata dalam hati “perempuan ini baik” .
Leon pun pergi bekerja setelah memberinya
makan, saat Leon bekerja ia hanya tidur, dan saat itu seorang ibu yang biasa
membersihkan rumah Leon datang dan ia terkejut melihat seorang perempuan
terluka sedang tidur, dan ibu itu menelpon Leon untuk memastikannya. Saat ibu
itu menelpon Leon, Rose terabangun lalu menjauh seperti ketakutan, ibu itu pun
mendekatinya dan berkata bahwa ia tidak akan dilukai, Rose berkata “ kau
sepertiku, tapi kenapa perempuan yang menolongku sangat berbeda?”. Ibu itu pun
terkejut dan berkata “ yang menolongmu itu Leon, dia itu laki-laki”, melihat
Rose yang terkejut ibu itu bertanya kembali “apakah kau tak pernah bertemu
laki-laki?” Rose hanya menggelengkan kepalanya, ibu itu bertanya kembali
“alasannya?” rose menjawab “ rose tidak diperbolehkan keluar dari rumah, karena
laki-laki itu jahat. Kata kakak kalau rose bertemu laki-laki, rose harus
membunuhnya” ibu itu pun terkejut.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Setelah ibu itu pulang, Rose berfikir akankah dia membunuh orang yang telah menyelamatkan bahkan merawat dia hingga sembuh. Setiap kali ia mencoba membunuh Leon, ia merasa sangat berat karena ia cinta kepada Leon, ia mengaku bahwa telah mencintai Leon dan ternyata Leon pun sama.
Beberapa bulan kemudian mereka merencanakan pernikahan mereka, setelah tinggal beberapa hari menuju hari pernikahan di malam hari datang B1,B2, dan B3 yang akan menjemput Rose, namun ia di lindungi Leon dan akhirnya Leon tertusuk oleh B1, dan ia membawa Leon ke Rumah Sakit. Setelah beberapa hari berada di Rumah Sakit, Leon meninggal dunia. Rose sangat tertekan melihat kematian orang yang ia cintai. Saat dimintai keterangan oleh polisi, ia tidak bias menjawab karena ia takut kepada kakak-kakaknya dan akhirnya ia yang dituduh jadi pembunuh Leon, ia di penjara dalam keadaan yang sedih. Beberapa bulan setelah di penjara, ia meninggal dunia menyusul orang yang dicintainya.~~~ :')
Beberapa bulan kemudian mereka merencanakan pernikahan mereka, setelah tinggal beberapa hari menuju hari pernikahan di malam hari datang B1,B2, dan B3 yang akan menjemput Rose, namun ia di lindungi Leon dan akhirnya Leon tertusuk oleh B1, dan ia membawa Leon ke Rumah Sakit. Setelah beberapa hari berada di Rumah Sakit, Leon meninggal dunia. Rose sangat tertekan melihat kematian orang yang ia cintai. Saat dimintai keterangan oleh polisi, ia tidak bias menjawab karena ia takut kepada kakak-kakaknya dan akhirnya ia yang dituduh jadi pembunuh Leon, ia di penjara dalam keadaan yang sedih. Beberapa bulan setelah di penjara, ia meninggal dunia menyusul orang yang dicintainya.~~~ :')